MacPherson Strut dan Double Wishbone merupakan dua desain suspensi independen yang banyak digunakan pada mobil. Keduanya sama-sama bertugas menjaga roda tetap terkontrol saat mobil melewati jalan tidak rata atau menikung, tetapi memiliki konstruksi dan karakter kerja yang berbeda.
Pada pembahasan macpherson strut vs double wishbone, perbedaan utamanya terletak pada jumlah lengan kontrol, cara roda bergerak, kontrol geometri, kebutuhan ruang, bobot, serta biaya produksinya.
Baca juga: SHOCKBREAKER MOBIL BOCOR? KENALI CIRI-CIRI, PENYEBAB, DAMPAK, DAN SOLUSINYA
Mengenal Sistem Suspensi MacPherson Strut
MacPherson Strut adalah sistem suspensi yang menggunakan satu unit strut sebagai bagian penting untuk menopang dan mengontrol posisi roda. Strut sendiri merupakan gabungan komponen peredam kejut dan pegas yang bekerja sebagai bagian dari struktur suspensi.
Pada setup ini, bagian atas strut terhubung ke bodi mobil, sedangkan bagian bawah terhubung ke steering knuckle atau dudukan roda. Di bagian bawah juga terdapat lower control arm yang membantu mengontrol pergerakan roda.
Cara Kerja MacPherson Strut
Ketika roda melewati permukaan jalan yang tidak rata, pegas akan menerima dan menyimpan energi dari benturan. Shock absorber kemudian meredam gerakan tersebut agar mobil tidak terus memantul.
Strut juga membantu mengarahkan gerakan roda secara vertikal. Karena konstruksinya relatif sederhana dan membutuhkan ruang yang lebih ringkas, suspension systems ini banyak digunakan pada mobil penumpang dan kendaraan dengan ruang mesin yang terbatas.
Kelebihan dan Kekurangan MacPherson Strut yang Perlu Diketahui
Konstruksi relatif sederhana dengan jumlah komponen lebih sedikit.
Membutuhkan ruang yang relatif ringkas.
Bobot sistem dapat lebih ringan.
Efisien dari sisi produksi.
Perawatan dan penggantian komponen umumnya lebih sederhana.
Namun, desain ini memiliki keterbatasan dalam mengontrol geometri roda dibandingkan sistem yang menggunakan dua lengan kontrol. Perubahan posisi roda selama suspensi bergerak juga perlu diperhitungkan melalui desain dan tuning keseluruhan kendaraan.
Mengenal Suspensi Double Wishbone Lebih Dekat
Double Wishbone adalah sistem suspensi independen yang menggunakan dua lengan kontrol, yaitu upper control arm dan lower control arm. Kedua lengan tersebut biasanya memiliki bentuk menyerupai huruf A sehingga sering disebut wishbone suspension.
Kedua lengan menghubungkan roda dengan rangka atau bodi kendaraan melalui bushing dan ball joint. Karena terdapat dua titik kontrol utama, posisi roda dapat diatur dengan lebih banyak kebebasan melalui desain geometri suspensi.
Cara Kerja Double Wishbone
Saat roda bergerak naik dan turun, upper serta lower control arm mengarahkan gerakannya mengikuti jalur yang sudah ditentukan. Posisi dan panjang masing-masing lengan dapat dirancang untuk mengontrol perubahan camber dan posisi roda selama suspensi bekerja.
Camber adalah kemiringan roda jika dilihat dari depan kendaraan. Kontrol terhadap perubahan camber ini menjadi salah satu karakter penting Double Wishbone, terutama ketika kendaraan menikung dan bodi mengalami kemiringan.
Catat, Ini Kelebihan dan Kekurangan Double Wishbone
Kontrol terhadap posisi dan geometri roda lebih fleksibel.
Dapat mempertahankan kontak ban dengan permukaan jalan dengan lebih baik melalui desain geometri yang tepat.
Memberikan lebih banyak kebebasan dalam melakukan tuning suspensi.
Dapat mendukung kebutuhan handling pada kendaraan dengan karakter tertentu.
Sebaliknya, konstruksinya lebih kompleks karena memiliki lebih banyak komponen. Kebutuhan ruang, bobot, waktu pengerjaan, serta biaya produksi dan perawatan juga dapat menjadi lebih tinggi, tergantung desain kendaraan.
MacPherson Strut vs Double Wishbone untuk Kenyamanan

Kenyamanan tidak hanya ditentukan oleh jenis suspensi. Spring, damper, ban, bobot kendaraan, wheelbase, bushing, hingga tuning chassis ikut menentukan bagaimana mobil merespons permukaan jalan.
MacPherson Strut dapat memberikan kenyamanan yang baik pada mobil harian ketika dirancang dan dituning dengan tepat. Konstruksinya yang ringkas juga menjadi keuntungan ketika produsen harus membagi ruang untuk mesin, sistem kemudi, dan komponen lainnya.
Double Wishbone memiliki fleksibilitas geometri yang lebih besar sehingga produsen dapat mengatur karakter gerakan roda secara lebih detail. Hal ini dapat membantu menghasilkan karakter berkendara yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan, tetapi bukan berarti setiap mobil dengan Double Wishbone otomatis lebih nyaman.
MacPherson Strut vs Double Wishbone untuk Handling dan Performance
Dalam hal handling, kontrol terhadap posisi wheel menjadi salah satu faktor penting. Ketika mobil menikung, bodi akan mengalami body roll dan suspensi bergerak. Geometri suspensi menentukan bagaimana posisi roda dan kontak ban terhadap jalan berubah dalam kondisi tersebut.
Double Wishbone menawarkan lebih banyak kebebasan untuk mengatur geometri karena menggunakan upper dan lower control arm. Karena itu, sistem ini dapat menjadi pilihan untuk kendaraan yang membutuhkan karakter handling tertentu atau membutuhkan fleksibilitas tuning lebih besar.
MacPherson Strut juga dapat menghasilkan handling yang baik. Karakter akhirnya tetap bergantung pada keseluruhan suspension systems, termasuk spring, damper, ban, anti-roll bar, steering, bobot, dan tuning kendaraan.
Baca juga: MENGENAL KOMPONEN KAKI KAKI MOBIL BESERTA FUNGSI DAN CARA MERAWATNYA
Cara Menentukan Setup Suspensi yang Sesuai untuk Mobil Anda
MacPherson Strut cocok digunakan ketika desain kendaraan membutuhkan sistem yang relatif ringkas, sederhana, dan efisien. Sementara itu, Double Wishbone memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengatur geometri roda dan karakter handling.
Jika Anda sedang membandingkan kedua sistem, jangan hanya melihat jumlah komponen atau anggapan bahwa salah satunya lebih bagus. Perhatikan tujuan kendaraan dan karakter berkendara yang ingin dicapai.
Suspensi Lebih Aman dan Nyaman dengan Service Shockbreaker Mobil di Raja Oto
Apa pun jenis suspensi yang digunakan, kondisi shockbreaker mobil tetap berpengaruh terhadap kenyamanan dan kontrol kendaraan. Jika shockbreaker mulai terasa kurang optimal, Anda bisa mempertimbangkan layanan service shockbreaker mobil dari Raja Oto dengan pilihan Paket Shockbreaker Ultra, Super, hingga Premium, sesuai kebutuhan kendaraan.
Paket-paket ini sudah termasuk pemeriksaan dan perawatan seperti injeksi nitrogen, test rebound, anti karat, dan juga lengkapi garansi serta promo harga yang pastinya menarik. Jadi, jika Anda ingin mengecek kondisi shockbreaker sekaligus komponen kaki-kaki mobil, segera lakukan booking lalu kunjungi bengkel Raja Oto di Surabaya atau Bekasi untuk mendapatkan penanganan profesional dari tim mekanik Raja Oto.

