Gardan merupakan salah satu bagian penting dalam sistem penggerak kendaraan. Memahami komponen gardan mobil membantu Anda mengetahui bagaimana tenaga mesin bisa diteruskan ke roda sekaligus mengapa roda kiri dan kanan dapat berputar dengan kecepatan berbeda saat mobil berbelok.
Meski sering disebut sebagai satu kesatuan, gardan sebenarnya terdiri dari beberapa roda gigi, poros, bearing, serta komponen pendukung yang bekerja bersama. Kerusakan pada salah satunya dapat menimbulkan suara dengung, getaran, kebocoran minyak gardan, hingga mengganggu kenyamanan berkendara.
Baca juga: 5 CIRI-CIRI RACK STEER RUSAK YANG WAJIB DIKETAHUI PEMILIK MOBIL
Mengenal Fungsi Gardan dalam Sistem Penggerak Mobil
Gardan atau diferensial adalah bagian dari sistem penggerak yang bertugas meneruskan tenaga menuju roda penggerak. Pada kendaraan tertentu, gardan juga berperan mengubah arah putaran dan menyesuaikan putaran roda ketika mobil berbelok.
Saat mobil menikung, roda bagian luar menempuh jarak lebih jauh dibandingkan roda bagian dalam. Karena itu, keduanya tidak bisa selalu berputar pada kecepatan yang sama. Mekanisme gardan memungkinkan perbedaan putaran tersebut agar mobil dapat berbelok dengan lebih lancar.
Posisi gardan juga tidak selalu berada di belakang. Gardan depan dan gardan belakang bergantung pada konfigurasi sistem penggerak kendaraan. Mobil SUV maupun crossover, misalnya, dapat memiliki konfigurasi penggerak yang berbeda.
Komponen Gardan Mobil dan Fungsinya
Setiap bagian dalam sistem gardan memiliki tugas yang saling berkaitan. Berikut beberapa komponen penting yang perlu Anda kenali.
1. Drive Pinion Gear
Drive pinion gear merupakan roda gigi yang menerima putaran dari poros penggerak dan meneruskannya ke ring gear. Komponen ini bekerja bersama ring gear sebagai bagian dari mekanisme roda gigi gardan.
2. Ring Gear
Ring gear berbentuk seperti cincin berukuran besar dan terhubung dengan differential case. Roda gigi ini menerima putaran dari drive pinion gear sekaligus membantu mengubah arah putaran tenaga menuju mekanisme diferensial.
3. Differential Case
Differential case atau differential carrier berfungsi sebagai rumah bagi berbagai komponen diferensial. Ring gear, spider gear, dan side gear bekerja di dalam atau terhubung dengan bagian ini.
4. Spider Gear
Spider gear menjadi bagian penting dalam mekanisme diferensial. Komponen ini memungkinkan roda kiri dan kanan pada satu poros mendapatkan perbedaan kecepatan putaran ketika mobil berbelok.
5. Side Gear
Side gear menerima putaran dari mekanisme spider gear dan meneruskannya menuju as roda. Komponen ini memiliki hubungan langsung dengan penyaluran tenaga menuju roda penggerak.
6. Drive Shaft dan Shaft Gardan
Drive shaft atau poros penggerak berfungsi meneruskan putaran dari sistem transmisi menuju gardan pada kendaraan yang menggunakan konfigurasi tersebut. Setelah tenaga masuk ke gardan, rangkaian shaft dan gear meneruskannya menuju roda.
7. As Roda
As roda menjadi penghubung antara mekanisme diferensial dengan roda. Pada sistem yang relevan, tenaga dan torsi yang sudah diteruskan melalui differential kemudian disalurkan melalui as roda agar roda dapat bergerak.
8. Bearing Gardan
Bearing gardan membantu menopang poros atau bagian yang berputar sekaligus mengurangi gesekan. Kondisi bearing yang tidak baik dapat menimbulkan suara atau getaran, meskipun gejala tersebut juga bisa berasal dari komponen lain.
9. Bushing dan Karet Gardan
Bushing gardan atau karet gardan berfungsi membantu meredam getaran sekaligus menopang posisi gardan pada kendaraan yang menggunakannya. Komponen ini juga berkaitan dengan dudukan gardan dan rangka mobil.
10. Baut Gardan dan Dudukan Gardan
Baut gardan berfungsi mengikat komponen agar tetap berada pada posisinya. Sementara itu, dudukan gardan membantu mempertahankan posisi gardan terhadap struktur kendaraan.
Keduanya mungkin terlihat sederhana, tetapi kondisinya tetap perlu diperhatikan karena pemasangan atau pengencangan yang tidak sesuai dapat memengaruhi kestabilan sistem.
Fungsi Minyak Gardan dan Carter Oli
Selain gear dan poros, gardan membutuhkan minyak atau oli gardan untuk membantu melumasi komponen yang bergerak. Pelumasan yang baik membantu mengurangi gesekan dan panas sehingga roda gigi dapat bekerja dengan lebih optimal.
Area carter oli atau rumah gardan juga perlu diperiksa ketika terdapat kebocoran. Minyak gardan yang berkurang akibat kebocoran dapat membuat gear bekerja dengan pelumasan yang tidak memadai dan mempercepat keausan.
Karena setiap kendaraan memiliki spesifikasi berbeda, gunakan minyak gardan sesuai rekomendasi pabrikan. Jangan memilih oli hanya berdasarkan kekentalan tanpa memperhatikan spesifikasi yang dibutuhkan kendaraan.
Hubungan Gardan dengan Transmisi dan Roda
Gardan merupakan salah satu bagian dari rangkaian sistem pemindahan tenaga, bukan keseluruhan sistem transmisi. Secara sederhana, tenaga dari mesin diteruskan melalui transmisi dan komponen penggerak seperti drive shaft pada konfigurasi tertentu, kemudian masuk ke gardan sebelum diteruskan menuju roda.
Gigi transmisi bertugas mengatur perbandingan putaran dan torsi dari mesin. Setelah tenaga sampai ke gardan, gear gardan dan diferensial membantu meneruskannya sekaligus mengatur perbedaan putaran roda saat kendaraan berbelok.
Karena itu, gardan, transmisi, dan roda memiliki hubungan erat meskipun fungsi masing-masing berbeda.
Perbedaan Gardan Depan dan Gardan Belakang
Perbedaan utamanya terletak pada posisi dan konfigurasi sistem penggerak kendaraan. Pada kendaraan tertentu, gardan dapat berada di bagian depan untuk menggerakkan roda depan, sedangkan kendaraan dengan penggerak roda belakang menggunakan gardan di bagian belakang.
Mobil SUV dan crossover tertentu bahkan dapat menggunakan sistem penggerak empat roda sehingga terdapat mekanisme penggerak pada lebih dari satu bagian kendaraan. Jadi, susunan sistem gardan tidak bisa disamakan untuk semua kendaraan.
Tanda Gardan Bermasalah dan Kapan Harus Diperiksa
Kerusakan gardan tidak selalu terlihat secara langsung, tetapi biasanya dapat dikenali dari beberapa gejala berikut:
Suara dengung dari area bawah mobil saat berkendara.
Bunyi ketukan atau gerinda yang muncul ketika kendaraan bergerak.
Getaran pada kondisi atau kecepatan tertentu.
Kebocoran minyak gardan di sekitar rumah atau carter gardan.
Perubahan respons sistem penggerak yang terasa tidak seperti biasanya.
Jika salah satu gejala tersebut mulai muncul, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke bengkel spesialis. Satu gejala tidak selalu menunjukkan komponen tertentu yang rusak karena masalah dapat berasal dari gear, bearing, shaft, atau komponen drivetrain lainnya, sehingga diagnosis menyeluruh diperlukan untuk menentukan tindakan perbaikan yang tepat.
Periksa Komponen Rack Steer Mobil di Raja Oto
Komponen gardan mobil perlu dirawat agar sistem penggerak tetap bekerja optimal, tetapi jangan abaikan bagian kemudi jika Anda mulai merasakan setir yang berat atau mengeluarkan bunyi aneh. Untuk membantu mengembalikan kemudi agar lebih presisi, Raja Oto menyediakan layanan service rack steer dengan metode rebuild yang presisi serta didukung garansi resmi.
Jika gejala tersebut mulai terasa, Anda bisa booking servisnya di Raja Oto untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan, lalu kunjungi bengkel mobil Raja Oto Surabaya atau Bekasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mendapatkan solusi yang tepat untuk sistem kemudi mobil Anda.

